Berita  

Sikap Negara Barat Dianggap Tidak Fair

Sikap Negara Barat Dianggap Tidak Fair

Perang antara Rusia dengan Ukraina sejak akhir pekan lalu dilaporkan mulai memasuki babak baru.

Ada dua hal yang kemudian memunculkan kesimpulan itu.

Pertama karena Rusia menyatakan operasi militer tahap pertama mereka ke Ukraina sudah selesai.

Kapal Rusia mematikan sistem pelacakan untuk menghindari sanksi AS dan Barat. (Bloomberg)

Dan, kedua, campur tangan NATO untuk membela Ukraina sudah semakin jelas dan tegas.

Sebagaimana kita ketahui, setelah Amerika dan Jerman secara terang terangan mengirim senjata ke Ukraina, kini kabar terbaru NATO dan Rusia saling mengarahkan senjata nuklir.

Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev mencatat bahwa senjata nuklir NATO sudah ditargetkan pada fasilitas-fasilitas penting di Rusia.

Sedangkan hulu ledak Rusia ditujukan pada target di Eropa dan Amerika Serikat.

Karenanya, Medvedev menekankan perlu dilakukan kebijakan yang bertanggung jawab.

Sebab, krisis saat ini lebih buruk.

“Tidak ada yang menginginkan perang, apalagi perang nuklir, yang merupakan ancaman bagi keberadaan peradaban manusia,” kata Dmitry Medvedev.

Baca juga: Perbankan Turki Masih Takut Layani Warga Rusia, Khawatir Terkena Sanksi AS

Baca juga: Barat Akan Tutup Celah Negara Penampung Oligarki Rusia, Sanksi Keras ke Kremlin Akan Ditambah



#Sikap #Negara #Barat #Dianggap #Tidak #Fair

Sumber : aceh.tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.