Berita  

Gubernur Nova Terima Kunjungan Silaturrahmi Peserta PPRA Lemhanas RI

Gubernur Nova Terima Kunjungan Silaturrahmi Peserta PPRA Lemhanas RI

Gubernur Aceh mengatakan, dalam konteks Lemhanas, Aceh sebagai salah satu daerah asimetris sangat cocok dan relevan untuk dijadikan sebagai laboraturium untuk peningkatan wawasan tentang kondisi daerah dalam kaitan tata pemerintahan, perdamaian, dan pembangunan nasional.

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh

Sejutateman.id, BANDA ACEH – Gubernur Aceh Nova Iriansyah, menerima kunjungan silaturrahmi rombongan Peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXIII 2022 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia, di Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis (7/4/2022).

Selain bersilaturrahmi, kedatangan peserta didik Lemhanas tersebut juga bermaksud untuk berdiskusi bersama Gubernur Aceh, terkait informasi, data, fakta dan strategi yang dilakukan, untuk kemudian dijadikan sebagai bahan kajian lebih lanjut.

Turut mendampingi Gubernur, Asisten Bidang Pemerintahaan dan Keistimewaan Aceh, Asisten Bidang Administrasi Umum, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh.

Sementara dari Lemhanas RI, Deputi Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional, Mayjen TNI Sugeng Santoso, Pimpinan rombongan Lemhanas, Irjen Pol Drs Triyono Basuki Pujono MSi, dan seluruh ketua bagian dari peserta didik Lemhanas.

Sebelumnya, para peserta Peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXIII Tahun 2022 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia sudah melakukan pertemuan dan diskusi bersama Pejabat Pemerintah Aceh, Dewan  Perwakilan Rakyat Aceh pada, Senin (4/4/2022) lalu.

Gubernur Aceh mengatakan, dalam konteks Lemhanas, Aceh sebagai salah satu daerah asimetris sangat cocok dan relevan untuk dijadikan sebagai laboraturium untuk peningkatan wawasan tentang kondisi daerah dalam kaitan tata pemerintahan, perdamaian, dan pembangunan nasional.

Baca juga: Peserta PPRA Lemhanas Studi Strategis di USK

Ia menyebutkan, dibandingkan dengan empat daerah asimetris lainya seperti DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Papua, dan Papua Barat, Aceh memiliki histori dan keunikan tersendiri.

Dimana Aceh memiliki perundang-undangan khusus yang lahir atas implikasi Mou Helsinky.

“Saya ucapkan selamat datang. Saya pikir Aceh sangat relevan untuk dipelajari. Di mana Aceh adalah daerah asimetris yang lebih unik dari daerah lainya,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional, Mayjen TNI Sugeng Santoso sekaligus penanggung jawab kegiatan, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Aceh, lantaran telah meluangkan waktunya menerima kunjungan mereka untuk bersilaturrahmi dan berdiskusi.

Kedatangan mereka, kata Sugeng untuk belajar tata kelola pemerintahan di Aceh sekaligus untuk melihat pembangunan di daerah.

Ada 4 daerah yang menjadi sasaran kajian kali ini, yaitu Aceh, Riau, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah. (*)

Baca juga: DPRA Lakukan Pertemuan dengan PPRA Lemhanas, Bahas Tata Kelola Pemerintah Aceh Selama Ini



#Gubernur #Nova #Terima #Kunjungan #Silaturrahmi #Peserta #PPRA #Lemhanas

Sumber : aceh.tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.