Berita  

Ramadhan, Momentum Kembali kepada Alquran

Ramadhan, Momentum Kembali kepada Alquran

BANDA ACEH – Ketua Umum Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Babul Maghfirah Gampong Tanjung Selamat Wirzaini Usman SHI MIKom mengajak umat Islam untuk kembali kepada Alquran.

Hal itu disampaikan Wirzaini saat ceramah memperingati malam Nuzulul Quran 1443 H, di Masjid Babul Maghfi rah Tanjung Selamat Darussalam Aceh Besar, Senin (18/4/2022).

“Ramadhan adalah momentum umat Islam kembali kepada Alquran.

Inti dari memperingati Nuzulul Quran bagaimana menjadikan Alquran sebagai petunjuk bagi kehidupan manusia,” katanya.

Menurutnya, bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil).  (QS.Al-Baqarah 2: Ayat 185)

“Ini artinya bahwa Allah memerintahkan kita untuk membaca Alquran, menghafal Alquran memahami Alquran, mengamalkan Alquran, dan membumikan Alquran,” ujar dia.

Baca juga: Ragam Peristiwa Penting dalam Bulan Ramadhan, Turunnya Alquran hingga Dibunuhnya Saidina Ali

Baca juga: Doa Nuzulul Quran Dibaca Malam 17 Ramadhan, Ini Amalan Dianjurkan Sesuai Ajaran Rasulullah

Jika selama ini merasa diri belum bisa membaca Alquran meskipun usia tidak lagi muda, menurut Wirzaini, masih ada waktu untuk terus belajar.

Terpenting adalah memiliki niat dan upaya sungguh-sungguh untuk belajar membaca Alquran hingga tutup usia.

“Kita perlu beramar maruf nahi mungkar sesuai dengan perintah Alquran,” cetus Wirzaini yang saat ini juga menjabat Ketua Humas, Komunikasi dan Teknologi DPP GEMA Mathla’ul Anwar.

Wirzaini mengajak warga untuk mempersiapkan anak-anak agar mampu mem baca Alquran dengan baik, sehingga bisa menjadi ge nerasi-generasi yang lebih baik ke depan, generasi-generasi yang hebat, generasi- generasi yang gemilang di masa akan datang.

“Siapkan diri selalu dekat dengan Alquran dan siap dengan ilmu agama yang baik.

Itulah inti memperingati Nuzulul Quran dan jangan sampai kita selalu memperingati turunnya Al-Quran namun tidak mengambil intisari atau makna dari Alquran,” kata putra Mutiara Pidie ini.

“Jangan sampai kita termasuk kelompok yang disebutkan oleh Allah dalam surat Thaha ayat 124: Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat keadaan buta.(tri)

Baca juga: Intisari Ceramah Nuzulul Quran di Masjid Raya, Budayakan Kembali Baca Alquran Setelah Magrib

Baca juga: Wapres: Pahami Alquran Secara Utuh



#Ramadhan #Momentum #Kembali #kepada #Alquran

Sumber : aceh.tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *