Berita  

Jangan Latah soal Rencana Pembangunan Pabrik Semen di Aceh Selatan

Jangan Latah soal Rencana Pembangunan Pabrik Semen di Aceh Selatan

Laporan Aulia Prasetya | Aceh Selatan

Sejutateman.id, TAPAKTUAN – Pasca pengumuman kegiatan studi Amdal rencana pembangunan dan pengoperasian pabrik semen dengan kapasitas produksi 6.000.000 ton/tahun dan fasilitas pendukungnya pada area lahan seluas 1.234 ha oleh PT Kotafajar Semen Indonesia yang berlokasi di Kecamatan Pasie Raja (Desa Pulo Le II dan Desa Ujung Padang Asahan) dan Kecamatan Kluet Utara (Desa Gunung Pulo dan Desa Pasie Kuala Asahan), Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh 

Sebagaimana dimuat pada harian serambi tanggal 12 April 2022, berbagai tanggapan mulai bermunculan dari berbagai pihak, mulai dari kalangan masyarakat tingkat tapak, tokoh politik sampai dengan pemerhati lingkungan.

Tanggapan yang disampaikan pun bermacam ragam, ada yang mendukung penuh, ada yang mendukung dengan pertimbangan, dan ada juga yang meminta agar rencana pembangunan ini untuk tidak dilanjutkan, seperti yang disampaikan oleh Walhi Aceh, salah satu lembaga pemerhati lingkungan yang eksis dalam menanggapi isu-isu lingkungan.

Walhi Aceh dalam rilisnya meminta agar Bupati Aceh Selatan untuk menghentikan rencana pembangunan pabrik semen oleh PT. Kotafajar Semen Indonesia. Permintaan ini bukan tanpa alasan, sejumlah catatan penting disampaikan oleh Walhi. 

Menurut Walhi pembangunan pabrik semen dengan kapasitas produksi 6 juta ton/tahun dengan luas area 1.234 hektar tersebut akan berdampak serius terhadap Daerah Aliran Sungai (DAS) Kluet yang mencakup DAS Pasie Raja dan DAS Kluet Utara serta berdampak terhadap Cekungan Air Tanah (CAT) Kotafajar, mencakup CAT Kecamatan Pasie Raja dan Kluet Utara. 

Selain itu wilayah rencana pembangunan pabrik semen tersebut juga rawan terjadi bencana, baik abrasi maupun gerakan tanah. Hal yang paling berbahaya lainnya adalah kedua kecamatan pembangunan pabrik semen merupakan kawasan rawan bencana alam geologi berupa gempa tektonik.

Namun sangat disayangkan masukan Walhi Aceh ini kemudian ditanggapi dengan sinis oleh pihak-pihak yang mendukung rencana pembangunan pabrik semen ini. Padahal apa yang disampaikan Walhi Aceh juga merupakan catatan Pemerintah Aceh Selatan yang dimuat dalam Qanun Kabupaten Aceh Selatan Nomor 11 Tahun 2016 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Aceh Selatan 2016-2036. Artinya masukan Walhi Aceh bukan asal bunyi atau menakut-nakuti masyarakat.

“Apa yang disampaikan Walhi Aceh itu bukan asal bunyi, yang mereka sampaikan itu juga termuat dalam RTRW Aceh Selatan, artinya ini juga catatan Pemerintah Aceh Selatan, apakah pemerintah Aceh Selatan tidak mengakui apa yang dibuatnya sendiri?” Sebut Ardiman salah seorang warga Kluet Utara.

Ardi Mansyah yang juga merupakan pengurus Ikatan Mahasiswa Pelajar Kluet Utara (IMPKU) juga menyampaikan bahwa apa yang disampaikan Walhi Aceh tidak untuk menakut-nakuti masyarakat, namun ini memang dibutuhkan oleh masyarakat, agar masyarakat tau dampak apa saja yang akan timbul dari suatu pembangunan, mengingat belajar dari pengalaman, dampak-dampak yang akan ditimbulkan itu sering tidak tersampaikan secara baik dalam konsultasi public, dan tidak semua masyarakat mengikuti proses konsultasi public.

“Kami memang membutuhkan masukan-masukan seperti apa yang disampaikakn oleh Walhi, agar kita tau apa saja dampak yang akan timbul dari suatu pembangunan. Tidak semua kita mengikuti konsultasi public, dan belajar dari pengalaman, dampak-dampak yang akan timbul itu tidak sering tidak disampaikan secara baik” ujarnya

Ardi Mansyah meminta kepada semua pihak agar tidak latah menanggapi masukan rencana pembangunan pabrik semen tersebut. Karena masyarakat membutuhkan masukan dari semua pihak.

“Kami minta tidak ada yang latah terhadap masukan-masukan yang disampaikan oleh berbagai pihak terhadap rencana pembangunan pabrik ini, bersikaplah dewasa, kita semua butuh masukan-masukan dari semua pihak, supaya kita tau positif dan negatifnya kehadiran pabrik semen ini.” tutupnya.(*)

Baca juga: PT Kotafajar Semen Indonesia Gelar Konsultasi Publik Studi Amdal



#Jangan #Latah #soal #Rencana #Pembangunan #Pabrik #Semen #Aceh #Selatan

Sumber : aceh.tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *